Tampilkan postingan dengan label galery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label galery. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2013

Labuan Cermin, Keajaiban Lain di Timur Kalimantan

danau-labuan-2
Siapa yang tidak kenal Derawan, sebuah kepualauan cantik di wilayah administratif Kabupaten Berau Kalimantan Timur ini sudah menyedot banyak wisatawan. Tapi ternyata Kalimantan Timur bukan hanya punya Derawan saja. Tidak jauh dari Kepulauan Derawan, terletak di sebuah teluk yang tersembunyi dari pandangan dunia, terhampar sebuah danau cantik yang biru dan memiliki karakteristik yang unik. Dialah Danau Labuan Cermin.
188224_136790063056107_100001753438451_196068_4352738_n
Dinamakan Labuan Cermin, karena danau ini memiliki air yang sangat jernih sampai kita bisa ber-cermin di atasnya. Labuan Cermin memiliki saluran yang terhubung ke laut, namun ajaibnya air tawar yang mendominasi danau ini tidak bercampur dengan air asin yang bersumber dari laut. Air tawar berada di bagian atas danau dan air asin di bagian bawahnya.
Labuan-Cermin-Lake
Untuk menuju Danau cantik ini, traveler bisa menempuhnya langsung dari Derawan dengan kapal sewaan. Dari Berau, bisa menggunakan angkutan darat menuju Biduk-Biduk, dari Biduk-Biduk menuju ke Desa Labuan Kelambu, lalu menyewa kapal dari penduduk setempat untuk berangkat ke Labuan Cermin.
Danau Labuan Cermin – Berau1

bbb
Selain Danau Labuan Cermin, Biduk-Biduk juga memiliki serangkaian pulau-pulau cantik di lepas pantainya, antara lain pulau-pulau di Teluk Sumbang dan Teluk Sulaiman. Keindahan baharinya tidak kalah dengan Derawan yang sudah lebih dulu terkenal.

Sumber foto : berbagai sumber

Jumat, 20 Januari 2012

Aku Hanya Ingin Mencintai, Bukan Melukai


Mencinta adalah mengambil risiko tak dicintai kembali. Mencintai tanpa harus memiliki? Aku rasa hanya ada dalam dongeng. Setiap cinta, sedikit atau banyak, akan meminta kembali, meskipun hanya berupa senyuman bahwa dia cukup bahagia disajikan cinta walaupun tak punya cinta untuk membalas.
Mencintai diam-diam adalah sebuah keharusan menyiapkan diri mendapat balasan cinta diam-diam pula, atau penolakan diam-diam juga.
Semua orang hanya ingin mencintai dan dicintai. Namun mana yang harus didahulukan? Mencintai atau dicintai. Beberapa orang mencintai dan berharap dicintai, beberapa lainnya hanya akan mencintai jika ia dicintai terlebih dahulu. Ada persamaan hasil antara kedua hal tersebut, luka.
Pengharapan selalu berbanding lurus dengan kemungkinan kekecewaan yang didapat. Semakin kamu berharap, maka semakin besar kemungkinan kamu akan kecewa.
Mencinta seperti menggenggam seekor burung. Jika kamu menggenggamnya terlalu erat, maka akan mati. Namun jika menggenggamnya terlalu longgar, dia akan pergi. Jika kamu melakukan salah satu dari kedua hal tersebut, tetap hasil akhirnya adalah luka. Di hatimu, atau hatinya.
Pilih mana? Aku selalu benci pilihan, tapi lebih benci lagi jika tidak punya pilihan sama sekali. Ada kalanya ketika kamu hanya ingin mencintai, kamu hanya berakhir dengan melukai.
Aku lebih baik dilukai, karena ketika kamu dilukai kamu selalu punya objek untuk disalahkan, dimaki-maki. Apa bedanya dengan melukai? Melukai orang lain, apalagi orang yang kamu sayang, hanya menyisakan dirimu sendiri untuk disalahkan. Selamanya, kamu hanya bisa menyalahkan diri sendiri.

photo: ludomanxD
“Kamu hanya bisa melihat dirimu hancur di depan bayanganmu sendiri.“

Aku hanya ingin mencintai, bukan melukai.

Selasa, 03 Januari 2012

10 ombak yang tertangkap kamera [pic] :keren



















 
 
 
 
sumber:ngobrolaja.com