Rabu, 28 Maret 2012

Foto Trik Kamera Bukan Photoshop


 
 
sumber:http://jeuratraya.blogspot.com

Selasa, 27 Maret 2012

Menjemput Kesetiaan


Oleh : Cahyadi Takariawan

Engkau aktif dalam kegiatan dakwah ? Engkau telah bekerja melakukan berbagai upaya menebarkan kebaikan di daerah ? Jika ya, maka mungkin engkau pernah mendengar ucapan-ucapan seperti ini, entah dari siapa.

“Luar biasa aktivitas anda membesarkan dakwah di daerah. Sayang sekali, senior anda yang di pusat justru mengkhianati perjuangan anda. Mereka telah mengejar harta, tahta dan wanita, dan melupakan tujuan perjuangan. Lalu, untuk apa anda tetap berpayah-payah di daerah?”

“Sia-sia semua yang kalian kerjakan. Hasilnya dirampas oleh sebagian kecil elit di antara kalian. Apa kalian masih akan bertahan ?”

“Lihatlah apa yang terjadi pada kalian. Setiap hari bertabur berita jelek di media. Itu menandakan aktivitas dakwah kalian sudah jauh menyimpang, karena kerakusan para pemimpin kalian. Mereka telah gila dunia dan melupakan akhirat”.

Semua kata-kata itu keluar begitu saja dari mereka yang tidak mengerti makna ucapannya sendiri. Seakan-akan semua yang diucapkannya adalah kebenaran. Seakan-akan yang disampaikan adalah data dan fakta yang telah teruji kebenarannya, lalu semua yang mendengarkan diharapkan segera beriman. Seakan-akan semua yang mereka ungkapkan adalah dalil pembenaran untuk meninggalkan gelanggang perjuangan.

Alkisah, seorang kader dakwah merasa tengah mengalami titik kejenuhan. Banyak beban dakwah dan beban kehidupan harus dihadapi sendiri. Ia mulai merenung, berpikir, dan akhirnya merasa semakin lemah. Aktivitas dakwah yang semula menumpuk setiap hari, perlahan mulai dikurangi. Dikumpulkannya “kata orang” tentang pemimpinnya. Dia belanja isu tentang kehidupan para pimpinan dakwah. Cukup banyak sudah isu dikumpulkan, semua semakin melemahkan semangat dakwahnya. Ia mulai menghitung ulang keterlibatannya dalam aktivitas dakwah, dan mempertimbangkan langkah mundur ke belakang.

Di hadapanku ia curahkan semua isi hatinya. Sesak, gumpalan beban menghimpit dada dan hatinya. Lelah, penat, jenuh, kecewa, sedih, bercampur aduk…. Air matanya tumpah ruah saat bercerita tentang kepedihan hatinya. Aku merasakan bendungan perasaan itu ambrol, air bah kekecewaan mengalir sangat deras tidak terbendung. Dahsyat, luar biasa….

Aku segera menceritakan makna ikhlas bagi kader yang berada di lapangan. Aku hanya kader lapangan, waktuku habis di jalan, bukan di kantoran. Aku tidak bisa menjelaskan dengan rangkaian teori yang “tinggi-tinggi”. Ilmuku adalah ilmu lapangan, ilmu aplikasi, berisi pengalaman dan akumulasi rekaman kejadian setiap hari. Teoriku adalah teori kehidupan, yang aku dapatkan langsung dari medan perjuangan. Merekam detail hikmah yang muncul dari perjalanan di sepanjang wilayah dakwah.

Saudaraku, aku ajak engkau melihat benih-benih yang kita semai di ladang-ladang dakwah di berbagai wilayah. Subhanallah, benih itu tumbuh subur menghijau, membuat takjub siapapun yang melihat dan merasakan detak pertumbuhannya. Kita sirami benih itu, dan kita rawat dengan sepenuh cinta dan kasih sayang. Perasaan lelah dan jenuh menghadapi berbagai kendala, segera hilang sirna dengan sempurna, saat menyaksikan hasil semaian di ladang-ladang dakwah kita.

Rasa jenuh dan lelah bisa hinggap pada hati dan pikiran siapa saja. Pekerjaan rutin sehari-hari membuat kita mudah mengalami kejenuhan, apalagi jika yang dihadapi hanya koran, berita televisi, internet dan kata orang. Dunia disempitkan oleh media, bukan diluaskannya. Lalu apa yang menyemangati kita ? Mari berjalan menikmati hijaunya lahan-lahan semaian dakwah yang telah kita rawat lebih dari dua puluh tahun lamanya. Berjalan, bertemu kader-kader dakwah di setiap daerah, menyapa dan membersamai aktivitas mereka. Subhanallah, lihat wajah-wajah cerah yang tampak di setiap pertemuan.

Di sebuah mushalla kecil di kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta, aku merasakan optimisme dan membuncahnya harapan. Di sebuah ruang sederhana di Gendeng, Baciro, Kota Jogja, aku menjadi saksi kesetiaan tanpa jeda. Di sebuah gedung pertemuan di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, aku merasakan detak jantung penuh cinta. Di sebuah ruangan di Baubau, Sulawesi Tenggara, aku merasakan getar kesadaran akan kemenangan. Di sepanjang bumi Sumatera aku melihat dan merasakan pancaran semangat yang membara. Di berbagai belahan Kalimantan aku mendapatkan suasana gelegak kehangatan tak terkalahkan. Di Nusa Tenggara Barat, yang muncul hanyalah optimisme menghadapi medan perjuangan. Di Maluku, kepal tangan yang terangkat kuat menandakan tak akan menyerah menghadapi kendala dakwah. Di Papua, minoritas bukanlah alasan untuk merasa lemah dan kalah.

Lalu apa yang melemahkanmu, saudaraku ? Berjalanlah, dan semua wilayah ini adalah bumi dakwah, tempat kita menyemai cinta. Bergeraklah, dan semua daerah ini adalah bumi perjuangan, tempat kita menanamkan harapan. Dimanapun engkau berjalan, dimanapun engkau bergerak, akan merasakan kesegaran udara yang sangat jernih. Tak ada polusi di sana, polusi itu justru ada di sini, di tulisan ini. Tulisan yang tak mampu menggambarkan betapa besar sesungguhnya ukuran cinta dan harapan yang ada pada dada para kader di sepanjang wilayah dakwah. Tulisan yang saya khawatirkan justru menyempitkan makna kesetiaan dan keikhlasan setiap titik perjuangan kader di seluruh bumi Allah.

Maka bergeraklah, berjalanlah, beraktivitaslah bersama kafilah dakwah. Rasakan sendiri, lihat sendiri, dengarkan sendiri kata-kata mutiara yang muncul dari lapangan. Diam telah membuatmu merasakan kejenuhan. Tidak bergerak menyebabkan pikiranmu dipenuhi pesimisme dan kegalauan. Tidak berkegiatan membuat hatimu selalu dalam kebimbangan dan keputusasaan. Bergeraklah di lapangan dakwah, engkau akan menemukan sangat banyak harapan dan untaian mutiara kesabaran.

Jadi, apa yang melemahkanmu, saudaraku ? Lihat sendiri, dengan mata kepalamu sendiri, bagaimana wajah-wajah penuh kecintaan akan selalu engkau dapatkan. Kemanapun engkau pergi, yang engkau temui adalah benih-benih tersemai dengan pupuk keimanan dan keutamaan. Kemanapun engkau melangkah, yang engkau dapatkan adalah buah-buah yang terawat oleh cinta dan kasih sayang para pembina. Para pembina telah mencurahkan cinta, telah menorehkan kasih, telah memahatkan sayang di hati sanubari semua benih dakwah di sepanjang daerah.

Bisakah engkau menanamkan bibit-bibit kebencian, kemarahan, dendam dan kesumat, lalu menyuburkannya hanya dengan pupuk isu serta gosip sepanjang masa? Bisakah engkau menciptakan lahan-lahan yang akan tersuburkan dengan fitnah, caci maki dan sumpah serapah ? Siapa yang akan bisa memberikan cinta, jika yang engkau keluarkan untuk mereka adalah dendam membara ? Siapa yang akan memberikan kesetiaan, jika yang engkau tanam adalah benih-benih permusuhan ? Siapa yang akan memberikan ketulusan, jika yang engkau taburkan adalah kebencian ?

Jadi, apa yang menggelisahkanmu saudaraku ? Seorang kader dakwah di Paniai, Papua, menitipkan pesan penting saat aku kesana. “Yang sangat kami perlukan adalah kehadiran para Pembina. Kami sangat optimis dengan medan dakwah di sini”. Subhanallah, seperti terbawa mimpi. Paniai bahkan tidak engkau kenal wilayahnya ada dimana. Engkau tidak mengetahui bahwa di tempat yang sangat jauh dari keramaian kota itu ada banyak harapan untuk kebaikan. Benar kan, di sana tidak ada polusi? Karena polusi itu ada di sini, di tulisan ini. Tulisan yang tak mampu merangkum kuatnya kecintaan dan tulusnya harapan dari kader-kader di daerah.

Di sebuah ruang sederhana, di Wamena, Papua, aku mendapatkan dan merasakan gelora semangat yang sedemikian membahana. Demikian pula di Merauke. Sekelompok kader telah bekerja melakukan apa yang mereka bisa, dan ternyata lahan-lahan kering itu sedemikian suburnya. Tak dinyana, semula kita membayangkan akan kesulitan menanam benih di lahan yang teramat kering kehitaman. Namun taburan benih tak ada yang sia-sia. Semangat demikian tinggi mengharap kehadiran kita untuk menyaksikan pertumbuhan, karena benih telah dirawat dan dipelihara dengan sepenuh jiwa.

Di sebuah pojok ruang di Manokwari, Irian Jaya Barat, tak kalah semangat menjalani aktivitas perjuangan. Beberapa gelintir generasi dakwah, telah menanamkan benih-benih di berbagai wilayah. Siapa menyangka ternyata kecintaan dan kesetiaan yang tulus dimiliki oleh mereka yang tinggal jauh di ujung Indonesia. Genggaman tangan sangat kuat dan hangat masih aku rasakan, seakan tak mau melepaskan. Bahkan mereka menghantarkan aku hingga di depan tangga pesawat terbang. Kisah-kisah heroik aku dapatkan selama menemani mereka menyemai benih di bumi Irian Jaya Barat. Insyaallah pahala berlipat telah Allah limpahkan untuk mereka.

Jadi, hal apa lagi yang meresahkanmu, saudaraku ? Pernahkah engkau mendengar Polewali, Majene, Mamuju dan Mamasa ? Mungkin engkau belum pernah mencarinya di dalam peta. Itu nama-nama kabupaten yang ada di Sulawesi Barat, propinsi yang terbentuk setelah dimekarkan dari Sulawesi Selatan. Aku telah melawat berhari-hari lamanya, menemukan bongkahan semangat yang sangat potensial. Sangat banyak luapan energi yang siap untuk mencerahkan wilayahnya. Mereka menjemput kesetiaan dengan melakukan sangat banyak kegiatan, di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi.

Aku juga mengunjungi dan menyapa kader-kader di Mataram, Lombok, Sumbawa, Dompu dan Bima. Luar biasa semangat kader-kader dakwah di sana. Di sudut-sudut ruangan, aku menemukan kenyataan cinta itu hidup segar, bersemi indah dan terawat dengan cermat. Tangan-tangan halus para pembina telah membentuk karakter yang kuat pada para aktivis dakwah, sehingga mereka terus menerus bekerja tanpa mengenal lelah, padahal tidak ada yang memberi upah. Hanya Allah yang menjadi tumpuan harapan kerja mereka. Luar biasa.

Di sepanjang ruas jalan yang aku lalui di Balikpapan, Samarinda, Kutai Timur, Kutai Kertanegara, Penajam, Berau, yang terhirup adalah udara jernih, bukti kemurnian tujuan perjuangan. Demikian pula saat aku menapaki Banda Aceh, Pidie, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, yang terasakan hanyalah semangat berkontribusi tanpa henti. Para kader telah bertahan di medan perjuangan dengan segenap kecintaan dan harapan. Tak ada polusi di sana, karena polusi itu adanya di sini. Di tulisan ini. Tulisan yang tak mampu mengkabarkan dengan tepat betapa keutuhan dan ketulusan langkah perjuangan kader-kader dakwah di sepanjang wilayah. Sepanjang mata memandang, yang tampak adalah dinamika berkegiatan, berlomba melakukan hal terbaik yang bisa mereka lakukan, berlomba mencetak prestasi dan karya besar bagi bangsa dan negara.

Maka, apa yang meragukanmu, saudaraku ? Suara-suara itu, tuduhan-tuduhan itu, kata-kata itu ? Aku bukan seseorang yang berwenang menjelaskan. Maka aku tak mau mendengarkannya, karena sama sekali tidak ada artinya bagiku. Aku hanyalah seorang kader lapangan. Waktuku habis di jalan, bukan di kantoran. Aku merasakan gairah pertumbuhan, aku mendengarkan degup jantung penuh kecintaan, aku mencium harum aroma kemenangan, aku melihat gurat keteguhan, aku menikmati cita rasa kesetiaan. Aku menjadi saksi betapa suburnya cinta dan kesetiaan kader di sepanjang jalan dakwah, di sepanjang bumi Allah.

Waktu, tenaga, pikiran, harta benda bahkan jiwa telah mereka sumbangkan dengan sepenuh kesadaran. Tidak ada yang terbayang dalam benak mereka, kecuali upaya memberikan yang terbaik bagi perjuangan. Berbagai kekurangan dan kelemahan mereka miliki, namun tidak menyurutkan semangat dan memadamkan gairah yang menggelora di dada. Mereka yakin akan janji-janji Ketuhanan, bahwa kemenangan itu dekat waktunya. Mereka menjemput kesetiaan dengan selalu bergerak, berbuat, beraktivitas di lapangan. Bukan duduk diam menunggu sesuatu, atau melamunkan sesuatu.

Suara-suara itu, tuduhan-tuduhan itu, caci maki itu, apakah masih ada artinya jika engkau telah menghirup nafas dari udara yang sangat jernih di wilayah dakwah ? Apakah masih membuatmu gelisah jika tubuhmu telah basah oleh keringat dari perjalanan panjang yang sangat menyenangkan di berbagai daerah ? Apakah masih membuatmu ragu jika matamu telah memandang kehijauan lahan-lahan yang kita semai di sepanjang bumi Allah ? Apakah masih membuatmu gundah jika hatimu telah bertaut dengan aktivitas kader-kader dakwah yang menjemput kesetiaan dengan berjaga dan bertahan di berbagai medan perjuangan ?

Sungguh, aku menjadi saksi kesetiaan mereka di sepanjang jalan dakwah. Aku menjadi saksi hasrat dan kecintaan mereka yang sedemikian besar kepada perjuangan dakwah. Aku juga berharap, kader-kader di daerah mengerti betapa besar cinta kami kepada lahan-lahan yang tumbuh bersemi. Aku selalu memohon perlindungan dan kekuatan kepada Allah, semoga Allah selalu melindungi dan menjaga dakwah dan para qiyadah. Aku selalu memohon kepada Allah, agar semangat dan gairah dakwah tidak pernah melemah. Ya Allah, beritahukan kepada kader-kader yang setia berjaga di garis kesadaran dan harapan, betapa besar cinta kami kepada mereka. Ya Allah sampaikan kepada para kader yang telah bekerja sepenuh jiwa, betapa hati kami selalu tertambat kepada mereka.

Beritahukan ya Allah, cinta kami sangat tulus untuk mereka. Selamanya.

Selamanya ! []
 
 
 
 
sumber:bersamadakwah.com

Ya Allah... Izinkan Aku Korupsi


Ya Allah... izinkan aku korupsi. Toh, aku tidak korupsi untuk memperkaya diri, tetapi untuk menyumbang masjidmu agar megah dan kokoh berdiri
Masjid menjawab: Aku tak butuh sumbanganmu! Tanpa 1 rupiah pun darimu, aku akan tetap berdiri. Aku dibangun untuk tempat bersujud kepada Dzat yang Maha Suci, jangan rusak kesuciannya dengan hasil korupsi. Dzat yang Maha Suci itulah yang akan menggerakkan hati-hati suci untuk berinfaq, meskipun ada yang hanya mampu seribu perak.

Ya Allah... izinkan aku korupsi. Toh, ini bukan untuk diriku sendiri, tetapi untuk sekolah Islam agar bisa berkembang dan mencerdaskan masyarakat di sini
Sekolah menjawab: Aku tak butuh uangmu! Aku dibangun agar menjadi tempat pewarisan ilmu.Biarlah atapku bocor, asal hati anak didik tidak kotor. Biarlah dindingku retak, asal jiwa murid tidak rusak. Biarlah catnya mengelupas, asal para gurunya tetap ikhlas. Keikhlasan para guru mendidik dengan gaji seadanya dan sumbangan halal dari masyarakat kecil membuat ilmu di sini laksana susu yang bersih dan menyehatkan. Sementara hasil korupsimu, laksana darah yang mengotori segala minuman; ia beracun dan mematikan.

Ya Allah... izinkan aku korupsi. Toh, ini tak kunikmati, tetapi untuk membangun rumah sakit agar warga terobati
Rumah sakit menjawab: Aku tak butuh bantuanmu. Aku tak ingin pasienku sembuh dari penyakitnya, tetapi menanggung beban di akhirat sana. Aku tak ingin ada darah yang tercampur uang dosa. Aku tak ingin ada injeksi dari uang korupsi yang membuat Malaikat Rahmat justru lari. Tanpa bantuanmu pun, rumah sakit ini akan tetap beroperasi.

Ya Allah... izinkan aku korupsi. Toh, ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk menopang dakwah yang kau cintai
Dakwah menjawab: Aku tak pernah sudi dengan infak hasil korupsi. Tanpa uangpun, aku akan tetap jalan. Selama matahari masih terbit dari timur, selama itu aku bergerak dan takkan pernah hancur. Aku senantiasa memiliki penyeru yang ikhlas, yang tetap berjuang meskipun ekonominya sangat terbatas. Allah akan memenangkan aku walaupun kamu dan orang-orang sepertimu meninggalkanku dan tak pernah membantu. Dana korupsi darimu hanya membuat jarak antara aku dan kemenangan semakin panjang.

Ya Allah... izinkan aku korupsi. Toh, ini untuk membantu orang dhuafa' dari hamba-hambaMu
Kaum dhu'afa menjawab: Kami tak pernah berharap sedekahmu. Jika kami tahu apa yang kau sedekahkan adalah haram, tentu kami akan menolaknya dengan lantang! Kami lebih suka miskin tetapi mudah hisabnya, daripada menerima bantuanmu dan di akhirat ikut ditanya, ikut menanggung resikonya. Kami lebih suka menahan lapar, daripada di akhirat tubuh kami dibakar. Kami lebih suka menahan dahaga, daripada meminum panasnya timah di neraka. Kami lebih suka kurus kerontang, daripada gemuk dari korupsi yang neraka lebih berhak atasnya.

Allah SWT berfirman:
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al Hajj : 37)

“Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.” (QS. Al-Qiyamah:14-15). [AM09]
 
                                                     SUMBER:BERSAMADAKWAH.COM

Senin, 26 Maret 2012

10 Benda Penting Yang Ditemukan Secara Tidak Sengaja

10.Sakarin
Quote:
Quote:
Sakarin adalah pemanis buatan yang sangat berpengaruh di kehidupan manusia, banyak makanan menggunakan pemanis ini, tetapi benda yang penting ini ditemukan secara tidak sengaja oleh Constantin Fahlberg pada tahun 1879 hanya karena ia lupa mencuci tangan setelah mengadakan penelitian. Fahlberg pada saat itu sedang ada penelitian tentang manfaat batubara. Setelah bekerja seharian di Lab dia pulang kerumah dan sesuatu aneh terjadi. Ia memakan roti tawar buatan istrinya tetapi ia heran mengapa rasa rotinya manis, dia bertanya kepada istrinya mengapa rasa roti tawar itu sangat manis tetapi istrinya tidak merasakan rasa manis yang di maksud Fahlberg. Akhirnya Fahlberg menyadari bahwa rasa manis itu tercipta dari tangannya. Keesokan harinya ia kembali ke lab dan mencari dari mana asal rasa manis tersebut

9.Smart Dust
Quote:
Quote:
Kebanyakan orang akan kesal jika mempunyai banyak PR yang tidak bisa di kerjakan. Berbeda dengan mahasiswa yang satu ini dia adalah Jamie Link. Ketika dia sedang mengadakan penelitian kimia di bidang kedokteran di University of California, San Diego salah satu chip silicon yang sedang dia teliti meledak. Walaupun benda chip silicon itu sudah berantakan tetapi kepingan chip silicon itu masih bisa berfungsi sebagai sensor. Karena "smart dust" memenangkan Collegiate Inventors Competition pada tahun 2003. Smart dust itu sendiri memiliki banyak fungsi
8.Coke
Quote:
Quote:
Banyak penemuan yang berguna di bidang makanan dan minuman yang sangat berpengaruh di dalam kehidupan manusia seperti keripik kentang dan cone ice cream, tetapi tidak ada penemuan yang secara tidak di sengaja di temukan yang sangat sukses seperti coke. Beliau adalah John Pemberton seorang Apoteker asal Atlanta yang mencoba membuat obat sakit kepala. Beliau mencampurkan banyak sekali bahan obat-obatan yang masih di rahasiakan resepnya. Hanya sekitar 8 tahun obat tersebut di jual di apotik sampai akhirnya di jual dalam kemasan botol
7.Teflon
Quote:
Quote:

Seorang kimiawan muda asal DuPont bernama Roy Plunkett mencoba untuk membuat jenis CFC (pendingin) yang baru. Dia memiliki teori jika gas TFE di reaksikan dengan asam Hidrocloric dia akan menciptakan alat pendingin baru. Akhirnya ia memasuka Banyak sekali gas TFE ke dalam tabung untuk didinginkan dan di tekan sampai saatnya tabung tersebut dibuka. Dan akhirnya waktu membuka tabung itu datang, dia kaget dan frustasi karena semua gas TFE yang ia masukan kedalam tabung itu menghilang. Karena kesal dan frustasi ia memainkan tabung tersebut seperti raket tenis sampai ada Kepingan putih halus dari tabung tersebut terkelupas. Beruntung orang yang suka membuat omlet, hanya tinggal menempelkan pegangan pada kepingan tersebut maka terciptalah sebuah teflon
6. Vulcanized Rubber (karet ban)
Quote:
Quote:
Charles Goodyear sedang mencari cara untuk membuat karet dapat bekerja lebih mudah tetapi tidak menghilangkan ketahan karet pada panas dan dingin. Tetapi setelah bersuha ia tidak menemukan hasil. Sampai saatnya dia memutuskan untung memasukan campuran karet, sulfur dan timah ke kompor panas. Panas kompor memang menghanguskan campuran tersebut tetapi tidak merusaknya. Setelah ia mengambil campuran tersebut ternyata campuran tersebut mengeras dan masih sangat berguna. Dan akhirnya Ia menemukan Vulcanized Rubber yang berguna untuk membuat ban dan sepatu
5.Plastik
Quote:
Quote:
Pada tahun 1907 Lak sangat di butuhkan sebagai alat isolasi elektronik. Karena biaya pembuatannya yang mahal Leo Hendrik Baekeland memutuskan untuk membuat Lak yang lebih murah untuk memperoleh keuntungan. tetapi kebalikannya ia malah menemukan materi yang tahan di suhu tinggi tanpa terjadi distrosi pada benda tersebut. Beakeland berfikir mungkin alat tersebut bisa digunakan sebagai piringan hitam, tetapi ia tidak menyadari bahwa materi yang ia temukan sangat berguna untuk segala hal
4. Radioaktif
Quote:
Quote:

Dia adalah Henri Becquerel. Seorang fisikawan yang tertarik dengan 2 hal yaitu flouresensi alam dan X-ray. Ia menjalankan serangkaian ekprimen tentang mineral yang dapat berpijar dan memproduksi sinar x-ray setelah di sinari matahari. Satu kesalahan yang ia buat adalah ia menjalankan eksperimen tersebut pada saat musim dingin dimana seminggu penuh tidak ada matahari pada saat itu. Akhirnya ia memutuskan untung membungkus peralatannya di dalam laci sampai matahari timbul. Ketika ia bekerja ia sadar bahwa batu uranium yang dia taruh diatas piring photograpic tertanam dengan sendirinya tanpa terkena sinar matahari. Ia bekerja sama dengan Marrie and Pierre Currie dan akhirnya menemukan Radioaktif.
3. Pewarna Sintetis
Quote:
Quote:
William Perkin seorang kimiawan muda berumur 18 tahun mencoba membuat obat malaria, Tetapi penemuannya malah mengubah industri fashion. Pada tahun 1856 Perkin sedang mengadakan eksperimen membuat obat malaria. Tetapi hasil eksperimennya hanya sekedar warnya yang sangat berantakan. Tetapi setelah ia melihat lebih teliti warna itu sangat indah. Ternyata ia telah menemukan pewarna sintetis pertama. Pewarna tersebut ternyata lebih baik dari pewarna dari alam. Pewarna tersebut tidak luntur walaupun sudah dicuci. Ternyata ada seorang bakteriologi yang terinspirasi Perkin beliau adalah Paul Ehrlich, yang akhirnya menemukan asal-usul imonolagi dan kemoterapi dengan pewarna Perkin.
2.Alat Pacu Jantung
Quote:
Quote:
Alat Pacu jantung ini di temukan oleh insinyur Wilson Greatbatch. Beliau sedang membuat alat untuk merekam detak jantung. Pada saat ia ingin menyelesaikan alat tersebut ia salah memasang resistor pada alat tersebut. Alat tersebut berdetak selama 1.8 milidetik dan berhenti selama 1 detik, dan akhirnya bedenyut kembali.
1. Penisilin
Quote:
Quote:
Penisilin adalah obat yang sangat berpengaruh di abad 20. tetapi obat tersebut ditemukan secara tidak sengaja. Cerita ini berawal ketika Alexander Flemming tidak membersihkan ruang kerjanya pada saat ia ingin berlibur. Ternyata saat ia kembali ada jamur yang tumbuh di cawan experimennya. Saat ia ingin melanjutkan eksperimennya ia akhirnya menemukan PENISILIN.
http://blognyajose.blogspot.com

Foto-Foto Unik Terbaik di Dunia































 


http://blognyajose.blogspot.com

Spesies Tumbuhan Unik di Dunia

welcome to my world
Pohon Dinamit
Hura Brasiliensis

Tanaman ini ternyata merupakan salah satu tanaman yang berasal dari hutan tropis Amazon. Julukan lainnya? Pohon Neraka, atau ada juga yang menjuluki Pohon Kotak Pasir (sandbox tree). Bayangkan saja, batangnya ditutupi duri tajam, dan sudah seperti itu, getah pohon ini ternyata beracun dan banyak digunakan oleh penduduk setempat untuk meracuni mata panah mereka. Selain itu, mereka juga punya buah. Dan buah pohon ini nggak main-main, begitu matang, buah pohon ini akan meledak! Bahkan kekuatan ledakan pohon ini sanggup melukai manusia dan hewan yang tidak sengaja lewat di dekat pohon ini! makanya namanya Dinamit!
__________________
welcome to my world
Tanaman Kebangkitan
Selaginella Lepidophylla

Nama lain bunga ini adalah Bunga Jericho, tumbuhan gurun pasir ini dikenal atas kemampuannya bertahan bahkan di saat kekeringan. Pada saat musin kering, batangnya akan mengkerut dan menggulung menjadi bola. Dan begitu ada air, batang tadi akan melepaskan diri dari gulungannya. Tanaman ini banyak ditemui di gurun Chihuahua

welcome to my world
Pohon Darah Naga
Dracaena Cinnabari

Tanaman ini asli kepulauan Socotra. Pohon ini dikenal dengan nama Pohon Darah Naga atau Pohon Naga Socotra. Bentuknya yang unik, seperti payung, ternyata hanya satu dari uniknya pohon ini. Nama darah naga dari pohon ini ternyata diambil dari getah pohon ini yang berwarna merah. Persis seperti darah naga di Harry Potter, ternyata 'darah naga' dari pohon ini berguna untuk pengobatan. Selain itu, ternyata warna merah 'darah naga' pohon ini juga sering digunakan sebagai pewarna merah alami.

welcome to my world
welcome to my world
Pohon Botol
Boabab

Pohon ini merupakan tumbuhan asli daerah Madagaskar, Afrika dan Australia. Pohon ini disebut pohon botol, karena selain bentuknya yang memang mirip botol, pohon ini ternyata memang dapat meyimpan sampai dengan 300 liter air! Makanya bisa tumbuh sampai 500 tahun!

welcome to my world
Bunga Bangkai
Amorphophallus Titanum

Bunga yang satu ini tinggi besar, bahkan lebih tinggi dari manusia. Nah.. bunga yang ini yang ternyata mendapat julukan bunga bangkai, karena selain baunya yang memang mirip bangkai, juga warnanya meniru daging yang membusuk. Bunga ini ternyata juga dikenal luas di masyarakat dunia sebagai salah satu tumbuhan asli Indonesia.

welcome to my world
welcome to my world
Tanaman Bola Baseball
Euphorbia Obesa

Tanaman ini adalah tanaman endemik di daerah Great Karoo, Afrika Selatan. Karena bentuknya yang lucu, banyak penggemar tanaman akhirnya mengambil tanaman ini dan mengkoleksinya, sehingga populasinya rusak berat. Akhirnya tanaman ini dilindungi oleh pemerintah Afika Selatan.

welcome to my world
Tanaman Menari
Desmodium Gyrans

Darwin menamai tumbuhan ini sebagai Hedysarum, atau para ahli botani menyebutnya Desmodium Gyrans, atau lebih modern lagi Codariocalyx Motorius. Nama yang biasa dikenal adalah Rumput Menari (Dancing Grass) atau Tanaman Semaphore (Semaphore Plant), karena gerakan daunnya, yang mirip dengan gerakan tangan pengirim sinyal semaphore. Tanaman ini gampang skeali tumbuh, hanya butuh matahari dan air saja tanpa perlu pupuk yang rumit.

welcome to my world
Bunga Terbesar di Dunia
Rafflesia Arnoldii

Bunga besar yang langka ini mendapat perhatian luar biasa di dunia. Bayangkan ukuran bunganya yang dapat mencapai 1 meter dan beratnya sendiri bisa mencapai 8 kg sampai 12 kg. Tapi masalahnya baunya ndak wangi, malah lebih mendekati daging busuk. Makanya bunga ini disebut bunga bangkai di negara kita, yang adalah habitat asli bunga ini. Bunga ini akan mekar seminggu atau tiga hari, dan menarik serangga untuk membuahi dengan bau busuk yang dipancarkan oleh bunga ini. Sayangnya, dari hasil pembuahan, hanya 10-20 persen saja yang berhasil tumbuh.

welcome to my world
Tanaman Karnivora
Dionaea Muscipula

Tanaman satu ini adalah tanaman karnivora paling terkenal, karena aktivitas dan efisiensinya dalam memerangkap mangsa. Pasangan "Daun" yang menjadi ciri khas tanaman ini adalah perangkap yang memiliki rambut yang ultra sensitif, yang dapat merasakan adanya hewan atau serangga kecil yang datang. Begitu rambut di daun ini tersentuh, maka daun akan menutup dan memerangkap hewan apapun yang mendekatinya.

welcome to my world
Tumbuhan Paling Tangguh di Dunia
Welwitschia Mirabilis

Memang tumbuhan yang satu ini nggak keliatan asik, tapi tumbuhan asli Namibia ini memang luar biasa, cuma satu-satunya! Tumbuhan ini hanya punya dua daun, dan satu batang dan sistem akar, cuman itu aja! Tapi dua daun ini terus tumbuh sampai akhirnya mirip Alien. Batang tanaman ini makin lama akan makin tebal, tapi tidak meninggi, tinggi maksimum tanaman ini hanya 2 meter saja tapi lebarnya dapat mencapai 8 meter. Umur tanaman ini bisa mencapai 400 sampai 15 abad!. Bisa hidup terus tanpa hujan selama 5 tahun lamanya! Selain itu, tanaman yang dalam bahasa Namibia disebut Onyanga ini ternyata enak untuk dimakan baik dimakan mentah maupun dimasak dalam bara. O ya, arti nama Onyanga adalah Bawang Padang Pasir! 


http://fenz-capri.blogspot.com/